LEMBAGA KAJIAN ISLAM (LKI) AL-IKHLAS POLIBAN

Lembaga Kajian Islam yang ada di Politeknik Negeri Banjarmasin

Kepada mereka yang dicintai hati, dikasihi jiwa, dan dirindukan oleh mata ini..

Kepada mereka yang hatinya telah terpaut,.. dan fikrahnya telah bersatu..

Kepada mereka yang telah berkumpul dalam ketaatan kepada Rabbnya.. dan saling mengikat jannji untuk membela agama Allah..

Kepada teman-teman disepanjang jalan perjuangan,.. kapanpun dan dimanapun saudara-saudara berada..

Kepada semua akhy dan ukhty diseluruh penjuru dunia.. Kuhadiahkan PESAN* ini untuk kalian…


• Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus, maka tidak akan banyak da’i yang berguguran di tengah jalan. Dakwah akan terus melaju dengan mulus untuk meraih tujuan-tujuannya dan mampu memancdangkan prinsip-prinsipnya dengan kokoh.

• Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus, niscaya hati sekian banyak orang akan menjadi bersih, pikiran mereka akan bersatu, dan fenomena ingin menang sendiri saat berbeda pendapat , akan jarang terjadi.

• Jika komitmen da’i benar-benar tulus, maka sikap toleran akan semarak, rasa saling mencintai akan merebak, hubungan persaudaraan semakin kuat, dan barisan para da’I akan menjadi bangunan yang berdiri kokoh dan saling menopang.

• Jika komitmen da’i benar-benar tulus , maka dia tidak akan peduli saat ditempatkan dibarisan depan atau belakang. Komitmennya tidak akan berubah ketika diangkat menjadi pemimpin yang berwenang mengeluarkan keputusan dan ditaati atau hanya sebagai jundi yang tidak dikenal atau tidak dihormati.

• Jika komitmennya benar-benar tulus, maka hati seorang da’I akan tetap lapang untuk memaafkan setiap kesalahan saudara-saudaranya seperjuangannya, sehingga tidak tersisa tempat sekecil apapun untuk permusuhan dan dendam.

• Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus, maka sikap toleran dan saling memaafkan akan terus berkembang, sehingga tidak ada momentum yang bisa menyulut kebencian, menaruh dendam, dan amarah

• Jika komitmen da’i benar-benar tulus, maka tidak akan terjadi kecerobohan dalam menunaikan kewajiban dan tugas dakwah. Namun yang terjadi adalah fenomena berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan dan bersungguh-sungguh untuk mencapai derajat “al-muttaqin”.

• Jika komitmen da’i benar-benar tulus, maka semua orang akan sangat menhargai waktu. Bagi setiap da’I, tidak ada waktu yang trebuang sia-sia karena dia akan selalu menggunakannya untuk beribadah kepada Allah di sudut mihrab , atau berjuang melaksanak dakwah denga menyeru kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran. Atau menadi seorang ustadz yang gigih mendidik dan mengajari anak isterinya di rumah. Da’i yang katif dimanapun untuk menyampaikan nasihat dan membimbing masyarakat.

• Jika komitmen dakwah benar-benar tulus, maka setiap da’i akan segera menunaikan kewajiban keuangannya untuk dakwah tanpa dihinggapi rasa ragu sedikitpun. Semboyannya aedalah “Apa yang ada padaku akan habis dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal.”

• Jika komitmen da’i benar-benar tulus, maka akan muncul fenomena pengorabanan yang nyata. Tidak ada kata “ya” untuk dorongan nafsu atau segala sesuatu yang seiring dengan nafsuuntuk berbuat maksiat. Kata yang ada adalah kata”ya” untuk setiap perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah

• Jika komitmen para da’i benar-benar tulus, maka seetiap anggota akan menaruh kepercayaan yang tinggi kepada para pemimpin fikrah. Setiap yang bergabung akan melaksanakankebijakan pimpinannya dan menegakkan prinsip-prinsip dakwah di dalam hatinya.

• Jika komitmen dakwah benar-benar tulus, maka setiap orang yang kurang teguh komitmennya akan menangis, sementara yang bersungguh-sungguh akan menyesali dirinya karena ingin berbuat lebih banyak dan berharap mendapat balasan serta pahala dari Allah.

0 komentar:

Posting Komentar

Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Dalam tatanan masyarakat kampus, dakwah merupakan hal yang sangat penting mengingat kampus adalah Institusi penyiapan kader yang akan memberikan tuntutan bagi insan kampus dalam mencapai cita-cita manusia seutuhnya. Beranjak dari itu kesadaran akan kewajiban dakwah bagi setiap individu muslim serta urgensi dakwah dalam kehidupan masyarakat kampus, maka hanya dengan mengaharap ridho Allah SWT, pada tanggal 10 Juni 2003 dibentuklah Lembaga Kajian Islam Al-Ikhlash Politeknik Negeri Banjarmasin (LKI Al-Ikhlash Poliban) oleh sekumpulan mahasiswa dan dosen muslim Poliban dan dibantu oleh LDK AMBH UNLAM. Sebagai lembaga pengkajian dan pembinaan kepribadian muslim poliban yang mempunyai keyakinan dan tujuan yang sama dan berhimpun secara harmonis dan fungsional dalam gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi mungkar dikampus Poliban. Sumber nilai tertinggi LKI Al-Ikhlas Poliban adalah Al-Islam, sedangkan gerak dan aktifitasnya semata-mata adalah beribadah menghadap ridho Allah SWT.

Pengikut

Arsip Blog

Labels